News

UPS Tegal Kejar Target Herd Immunity, Gelar Vaksinasi Umum Tahap I

Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, kini terus berupaya keras mengejar target tercapainya herd immunity (Kekebalan Kelompok) di kampusnya dan masyarakat sekitar perguruan tinggi tersebut.

Upaya itu dilakukan dengan menggelar pelayanan vaksinasi Tahap I untuk civitas akademika dan warga sekitar kampus.

Rektor perguruan tinggi itu, Prof Dr Fakhruddin MPd mengatakan, vaksinasi yang dilakukan sebagai upaya mendukung program merdeka belajar kampus merdeka (MBKM), yang dalam pelaksanaannya menerapkan perkuliahan tatap muka langsung (luring) dan online (daring).

”Ini juga dalam rangka menyambut mahasiswa baru di tahun akademik 2021-2022. Ketika civitas akademika perguruan tinggi kami, baik dari mahasiswa, dosen dan karyawan, sudah banyak yang disuntik vaksin, tentu akan membantu dalam membentuk terciptanya kekebalan tubuh secara kelompok dan menjadi jaminan keamanan ketika melaksanakan perkuliahan secara tatap muka langsung,” ucap dia.

Di sisi lain, ketika sudah banyak kegiatan langsung di kampus, tentu akan banyak mahasiswa luar daerah yang mulai tinggal di tempat kos.

Karena itulah, dalam program vaksinasi gratis tersebut, juga diperuntukkan untuk warga sekitar yang kelak bersinggungan dengan mahasiswanya.

Program vaksinasi gratis tersebut juga sebagai dukungan terhadap program pemerintah mencapai target terciptanya kekebalan kelompok.

Untuk mewujudkan dukungan itu, pihaknya mengajukan permohonan ke Dinkes Kota Tegal agar dapat membuka gerai pelayanan vaksinasi di kampusnya.

”Kami bersyukur, permohonan ini dikabulkan. Meski dalam vaksinasi tahap pertama, quotanya baru 1.150 dosis vaksin.

Mudah-mudahan ini bisa ditingkatkan. Karena animo mahasiswa dan warga sekitar cukup tinggi untuk berbondong-bondong divaksin di kampus UPS Tegal,” tandas dia.

Sangat Mendukung

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Pancasakti (YPP) Dr Imawan Sugiharto SH MH mengatakan, pihaknya sangat mendukung kegiatan tersebut. Apalagi dalam rangka mewujudkan kekebalan kelompok. Di sisi lain, sebenarnya sejumlah dosen, karyawan dan pengurus yayasan, juga sejumlah mahasiswa, sudah pernah divaksin beberapa bulan lalu.

Bahkan tak hanya dilakukan di kampus (Gedung Auditorium), tapi dikoordinasi divaksin di sejumlah rumah sakit.

Pihaknya berharap, civitas akademika yang belum bisa divaksin di kampusnya, dapat melakukannya di sejumlah gerai yang tersebar di Kota Tegal dan daerah sekitar.

Mewakili Kepala Dinkes Kota Tegal Dokter Sri Primawati Indraswari SpKK MMMH, Dokter Leny Herlina menyampaikan apresiasi kepada UPS Tegal sebagai perguruan tinggi pertama di Kota Tegal yang mengajukan pelayanan vaksinasi di kampus.

Vaksinasi adalah upaya untuk membentuk Herd immunity yang sudah diawali dengan vaksinasi tenaga kesehatan terlebih dahulu.

Menurut dia, efikasi atau daya cegah Astra Zeneca terhadap infeksi Covid 19 dapat mencapai 90 persen. Di sisi lain, untuk melakukan vaksinasi dosis kedua, baru dapat dilaksanakan tiga bulan setelah vaksinasi dosis pertama.

Ketua Satgas Vaksinasi UPS Tegal yang juga Kepala UPT Humas dan Promosi perguruan tinggi tersebut Fakhmi Fatkhomi MPd mengatakan, kegiatan vaksinasi yang semula digelar selama dua hari berturut-turut pada Kamis (26/8) hingga Jumat (27/8), akhirnya diperpanjang sampai Sabtu (28/8).

Bahkan sejumlah civitas akademika dan warga sekitar menginginkan agar gerai vaksinasi di kampus tersebut dapat terus dilaksanakan.

Mengingat masih banyak yang belum divaksin. Selain itu, persyaratannya juga tidak ribet dan pelayanannya sangat baik.

Berkait dengan keinginan seperti itu, pihaknya akan berupaya untuk berkoordinasi dengan Dinkes Kota Tegal.

Leave a comment

Translate »